Kaur, Bengkulu | BerindoNews.com – Pada hari ini Senin tanggal 15 bulan Maret tahun 2021, bertempat di ruang rapat komisi ll DPRD Kabupaten Kaur telah dilaksanakan haering (dengar pendapat) komisi 1 DPRD Kabupaten Kaur tentang biaya publikasi media online. Rapat dipimpin langsung oleh ketua komisi 1 dengan hasil sebagai berikut :

1. ( ketua komisi 1 DPRD Kabupaten Kaur)

Kami selaku perwakilan dari rakyat Kabupaten Kaur meminta pemaparan dari rekan-rekan media online isi surat yang telah dilayangkan kepada kami silakan yang mewakili FMOK (forum media online Kabupaten Kaur).Asep Rianto, (perwakilan FMOK)
Sebelumnya terima kasih sudah diberi kesempatan kepada kami terkait kedatangan kami pada hari ini ingin menyampaikan aspirasi , keluhan FMOK mengenai biaya publikasi online.

2.Aprin Taskan Yanto, SE.,M.SI ( perwakilan FMOK)

Harapan kami kepada rekan-rekan komisi 1 untuk memfasilitasi keluhan kami sampai tahap selesai. Pertama tuntutan kami kepada Pemda Kaur agar nominal biaya publikasi tetap bertahan di nominal Rp Rp. 1.500.000 ( satu juta lima ratus ). Kami turut prihatin terhadap anggaran publikasi di Kabupaten Kaur yang begitu kecil, ada di OPD kisaran 20.000.000, 25.000.000,30.000.000 jt. Tuntutan kami yang kedua yakni per tahun setiap SKPD nominal biaya publikasi minimal di angka Rp. 60.000.000 (enam puluh juta rupiah).

3.Sumarjon

Kami mempertanyakan nominal bayaran dari OPD sejumlah Rp.300.000 (Tiga ratus Ribu rupiah ), Kemudian mengapa ada perbedaan anggaran publikasi online setiap OPD yang ada di pemerintahan daerah Kabupaten Kaur. Mengapa ada kesenjangan nominal biaya publikasi online Rp.300.000.( Tiga ratus ribu rupiah ) Dari angka Rp .1.500.000 ( satu juta lima ratus ribu rupiah ).

4.Basaruddin (ketua komisi 1 DPRD Kabupaten Kaur ).

Kami dari DPRD Kabupaten Kaur akan tetap mengawal aspirasi dari rekan-rekan media online sampai tahap aspirasi tersebut dipenuhi demi Kabupaten Kaur lebih maju melalui sektor publikasi media online.

5.Asman Suhadi ( Dinas Kominfo )

Terkait biaya yang akan dipatok kami serahkan penjelasannya kepada badan anggaran daerah karena mereka lebih mengetahui secara spesifik mengenai biaya publikasi online ini yang lebih dari OPD yang lebih dari 300.000 berarti kegiatannya berbeda ( waktu tayang ).

6.A.Haris ( Sekretaris BKD )

kami dari badan keuangan terkadang terbentur di aturan, dan kami sepakat nominal angka 60 juta per tahun ( enam puluh juta ).Kaur lebih maju melalui publikasi online. Untuk teknisnya akan dijelaskan oleh saudara Paul mengenai biaya publikasi online.

7.Paulansyah, S.S .tp.(Kasubid anggaran )

Menanggapi hal tersebut kebetulan pada tahun 2021 ini saya menangani biaya publikasi online, untuk mekanisme sekarang sudah melalui aplikasi sistem SIPD terpusat, di aplikasi tersebut sudah terisi dengan jelas satu-persatu. sebelumnya sudah kami memberitahukan kepada rekan-rekan media online agar merinci biaya publikasi online tahun 2021. Namun sampai pengusulan anggaran kemarin belum ada yang masuk ke kami rinciannya,menggunakan biaya publikasi online tahun kemarin Rp.300.000, terkait biaya Rp 1.500.000. yang disampaikan oleh rekan media online tadi adalah tidak benar, karena biaya publikasi satu dengan yang lain tetap sama yaitu Rp 300.000 , kemudian tolong langsung masukkan kepada kami rincian biaya publikasi online jika ingin mengubah biaya publikasi online pada tahun 2021.

8.Rismadi (anggota DPRD Kabupaten Kaur).

Menurut analisa saya ada UU ketidaksinkronan antara media publikasi online dengan dinas kominfo dan badan keuangan daerah, harapan saya ke depan pejabat yang bersangkutan agar dihadirkan dalam menyelesaikan masalah ini.

9.Samsul Fajri (anggota DPRD Kabupaten Kaur)

Harapan kami terjadinya komunikasi yang harmonis antara media online dan OPD terkait mengenai biaya publikasi online, kami tegaskan disini akan tetap mengawal aspirasi dari rekan-rekan media online demi terwujudnya kabupaten gaur yang maju melalui publikasi media.

10.Firjan Eka Budi ,AP.,SE (anggota)

(Red: Sudirman Ail)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *