Bengkulu Kaur, berindonews.com – Dari proses pembayaran pajak yang dilakukan masyarakat khususnya di Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu diduga terjadinya pungli berkarat yang terkesan mendapat perlindungan dari ketua tim saber pungli hingga kini ,Selasa (13/7/2021).

Menurut Warga yang berinisial SAU” Pada tanggal 31 Mei kemaren kami bayar pajak kendaraan roda dua motor di samsat Kaur dengan BD…73WH, diserahkan berkas sebagai syarat membayar pajak , tidak lama kemudian anggota polisi yang bernama Rikki Ridho dibagian pelayanan utama ,dan meminta uang sejumlah Rp.30.000,- dan saya meminta tanda bukti pembayaran atas uang tersebut dan yang bersangkutan tidak bisa menjawab pertanyaan saya akhirnya saya bertanya apa dasar hukum penarikan uang Rp.30.000,- ini…? dan yang bersangkutan kembali tidak bisa menjawab dengan terlihat emosi serta memerintahkan SAU bertemu atasanannya bernama Reza dan saya kembali bertanya apa dasar hukum pungutan 30.000 itu dan Reza tidak bisa menjawab “Jelas SAU.

Dengan ini kami sebagai masyarakat sangat kecewa terhadap kegiatan pungli di samsat ini ,padahal Kapolres Kaur adalah ketua tim saber pungli sementara bawahannya lakukan pungli seperti ini, kan lucu jadinya dunia ini, ada apa dengan Kapolres Kaur apa tidak mengetahui kejadian ini….???,Tegas SAU dengan awak media.
Saya sudah laporkan hal ini secara resmi kepada Kapolres Kaur tertanggal 7 Juni 2021 ,dan ini akan saya lanjutkan ke atasnya nanti,sehingga para pelaku diberikan hukuman dan disamsat itu dibersihkan dari pungli,Tegas SAU.
Dan sampai berita ini diterbitkan pihak Lantas Kantor Samsat Kaur belum bisa memberikan jawaban. (soni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *