Bengkulu Kota, berindonews.com – Komisi V DPR RI yang diwakili anngotanya Eddi Santana Putra menyatakan siap untuk mengawal dan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Provinsi Bengkulu.

Menurutnya, hal itu merupakan salah satu tugas dan fungsi dari anggota DPR RI yaitu bidang pengawasan.

Eddi Santana Putra, anggota DPR RI daerah pemilihan Sumatera Selatan ini berkunjung ke Bengkulu dalam rangka misi khusus untuk membantu percepatan pembangunan infrastruktur di Provinsi Bengkulu.

“Saya lihat perkembangan infrastruktur yang menjadi mitra Komisi V yang tugas saya juga pengawasan. Saya memiliki misi khusus untuk membantu mendorong percepatan infrastruktur di Provinsi Bengkulu. Seperti adanya jalan tol yang sudah dikerjakan dan itu merupakan suatu rahmat untuk masyarakat Provinsi Bengkulu yang nantinya akan lebih maju lagi, termasuk pelabuhan laut dan bandar udara,” sebut Eddi Santana, saat usai melakukan Rapat Kerja terkait Rencana Pembangunan Infrastruktur di Provinsi Bengkulu Tahun 2021, di Ruang Pola Provinsi Bengkulu, Senin (7/6).

Selain itu, jelasnya, pembangunan infrastruktur strategis yang diusulkan Pemprov Bengkulu akan terus dikawal melalui komisi V yang membidangi.

“Tadi sudah ada rencana khusus dari gubernur, bupati yang disampaikan terkait pembangunan di pulau Enggano yang akan terus kita kawal dan kita dorong agar segera terlaksana,” ujar politisi partai Gerindra ini.

Rapat Kerja yang dihadiri langsung Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu serta para Bupati ini dimaksudkan untuk mendengarkan usulan pembangunan infrastruktur di Provinsi Bengkulu.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, kehadiran anggota Komisi V DPR RI ke Bumi Raffelsia ini diharapkan dapat menampung dan membantu percepatan pembangunan infrastruktur di Provinsi Bengkulu.

Dalam Rapat Kerja tersebut, Gubernur Rohidin menyampaikan berbagai usulan pembangunan infrastruktur termasuk rencana khusus pembangunan di Pulau Enggano.

“Beliau datang langsung untuk mendengarkan usulan pemerintah Provinsi Bengkulu, bupati dan walikota. Tadi ada beberapa usulan sifatnya ‘major project’ di Pulau Enggano yang memang perlu dikawal, secara penganggaran sudah masuk sebesar Rp800 miliar. Jadi jangan sampai hilang lagi. Dengan beliau datang saya kira akan lebih fix, bahwa 2022 mulai dikerjakan,” kata Gubernur Rohidin, usai rapat.

Selain itu, jelas Gubernur, Pemprov Bengkulu juga telah menyampaikan usulan pembangunan infrastruktur lainnya seperti, deskripsi jalan dari Simpang Lima hingga perempatan Jalan Pagar Dewa. Pembangunan fly over (jalan layang) di persimpangan Pagar Dewa dan simpang jalan Polda Bengkulu serta usulan pembangunan irigasi di Talo, Kabupaten
Seluma, Mukomuko dan juga di Bengkulu Selatan.

“Pelebaran dan perbaikan geometrik jalan ruas Manna -Tanjung Sakti. Semuanya sudah kita usulkan kepada anggota Komisi V DPR RI tadi,” tutupnya.(Risdianto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *